SEBAR IKLAN MASSAL GRATIS...!!!

Tampilkan postingan dengan label KANKER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KANKER. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 April 2012

MASIH MAU MEROKOK ?

"Kita bisa mencegah lebih dari 70 persen kanker yang disebabkan oleh rokok di Amerika Serikat seperti kanker paru-paru, kanker kandung kemih, kanker ginjal, kanker kepala dan leher - semua karena merokok. Yang lain juga dalam daftar itu," demikian kata Profesor Colditz, Universitas Washington Graham (SumberVoaNews, Endah Hapsari).

Sebenarnya untuk masalah kanker, selain pengobatan kanker, yang tidak kalah penting adalah pencegahannya. Pencegahan kanker bisa dimulai dengan menghilangkan gaya hidup tidak sehat yang telah kita lakukan selama ini seperti mengkonsumsi narkoba atau minuman keras, malas berolahraga, kurang tidur dan tentu saja kegiatan merokok (baik perokok aktif, pasif),

Ada 3 komponen yang terdapat dalam buah mengkudu yang bisa digunakan dalam pengobatan kanker, yaitu :

Alizarin, alizarin ini berfungsi sebagai pemutus hubungan pembuluh darah dan nutrisi ke sel kanker/tumor, sehingga jaringan kanker akan kering/luruh dan akhirnya mati.

Damnacanthal,zat damnacanthal ini sebagai anti kanker dan antibiotik alami yang akan menjaga organ tubuh yang belum terserang kanker untuk menolak kanker.

Proxeronine, zat ini akan meregenerasi sel yang telah rusak pada organ yang hancur karena kanker sehingga bisa pulih kembali.



AGEN / DISTRIBUTOR RESMI 

TAHITIAN NONI (MORINDA BIOACTIVES) 


ALAMAT KADIPIRO SOLO JAWA TENGAH

Sabtu, 14 April 2012

KONSULTASI APRIL 2012

RUBRIK KONSULTASI YUKK

OLEH IMELDA INDAH 
(KONSULTAN TNBB DAN GIZI)



PENYAKIT KANKER USUS BESAR
Q :  Saya bernama bapak H, berusia 40 tahun seorang karyawan pabrik sering mengalami sembelit sampai 1 minggu sekali baru dapat Buang Air Besar (BAB).  Hal ini saya alami sudah 5 tahun, dan setelah diperiksa dan mendapat diagnosa dari dokter saya mengidap Kanker Usus Besar (Colon) stadium 3.  Apakah Tahitian Noni Bioactive Beverage dapat mengatasi hal ini? Dan TNBB jenis apa yang dapat membantu hal ini?



A :  Bapak H yang kami hormati, penyakit kanker usus besar memang merupakan salah satu kanker ganas, diantara kanker ganas lainnya.  Dan faktor-faktor penyebab kanker usus besar diantaranya yaitu diet yang buruk seperti tinggi lemak, junk food dan protein serta rendah serat dan perilaku merokok memiliki resiko kanker usus besar 1,5 – 3 kali, serta sering mengkonsumsi alkohol serta obesitas.  Adapun gejala kanker usus besar sangat erat kaitannya dengan gejala saluran cerna antara lain : sulit BAB (sembelit) atau diare tanpa sebab yang jelas, BAB disertai dengan darah akibat perdarahan pada usus besar, berat badan yang turun dan mudah lelah, anemia (kurang darah) akibat perdarahan kronis, sering merasakan nyeri saat BAB dan rectum terasa penuh walaupun telah BAB.

    Adapun untuk treatment TNBB yang sangat sesuai mengatasi hal ini adalah :

Hari
TNBB EXTRA
TNBB ORIGINAL
4 hari pertama
500 ml per hari (30 ml per jam)
1000 ml per hari (60 ml per jam)
4 hari kedua
250 ml per hari (15 ml per jam)
  500 ml per hari (30 ml per jam)
4 hari ketiga
160 ml per hari (10 ml per jam)
  250 ml per hari (15 ml per jam)
Hari ke 13 dst
   60 ml per hari
  120 ml per hari
    
Dan jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih hangat minimal sebanyak 2,5 liter per hari karena TNBB mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.


Efek terapi TNBB untuk penyakis kanker usus besar :

Ada 3 komponen yang terkandung dalam TNBB yang berperan dalam pemberantasan sel kanker, yaitu:

Alizarin : Pemutus hubungan pembuluh darah & nutrisi  ke  Sel Kanker/Tumor (Jaringan kanker akan kering/luruh dan mati)


Damnacanthal : Anti Kanker dan Anti Biotik alami (menjaga organ tubuh yg belum terserang kanker utk menolak kanker)


Proxeronine : Meregenerasi Sel yang rusak pada pada organ yang hancur  karena kanker sehingga   pulih kembali


Adapun diet makanan yang harus diperhatikan yaitu : Makanan yang manis merupakan kesukaan sel kanker, bahan pewarna sintetis dan zat pengawet juga harus dihindari.  Sel kanker juga sangat senang dengan lingkungan asam.  Untuk itu penderita harus menghindari daging yang dapat meningkatkan pH tubuh.  Protein daging memerlukan enzim pencernaan yang cukup banyak untuk dapat merombaknya menjadi asam amino sehingga sisa daging yang tidak tercerna akan tertinggal dan membusuk di saluran cerna dan menjadi racun yang disenangi oleh sel kanker.  Lebih baik mengkonsumsi ikan (salmon, tuna, makarel, teri basah).  Dinding sel kanker terdiri dari protein yang kuat.  Dengan menghindari makan daging, maka enzim yang dibutuhkan untuk mencerna daging akan sedikit, sehingga enzim dapat dipergunakan untuk mencerna sel kanker.  Sayur dan buah dapat membuat pH tubuh menjadi alkalis (basa).  

Kanker merupakan penyakit yang melibatkan pikiran, jiwa dan emosi.  Untuk itu perlu diciptakan suasana hati dan jiwa yang proaktif dan positif yang dapat membantu penyembuhan kanker lebih cepat.  Sel kanker tidak berkembang dalam lingkungan tinggi oksigen.  Oleh karena itu setiap hari dianjurkan bagi penderita kanker untuk berolahraga.  Mengelola makanan tidak boleh memicu karsinogen seperti dibakar, disate, diasap, digoreng sampai garing.  Hendaknya menggoreng dan menumis dengan minyak sayur nabati dan dengan api kecil.  Mengkonsumsi zat anti oksidan yang berasal dari sayur dan buah untuk menangkal radikal bebas dan menghambat pertumbuhan sel kanker. 



Sumber : Bulletin IA'ORANA bulan April 2012




AGEN / DISTRIBUTOR RESMI 

TAHITIAN NONI (MORINDA BIOACTIVES) 


ALAMAT KADIPIRO SOLO JAWA TENGAH

Senin, 12 Maret 2012

KANKER

Kanker adalah proses selular yang tidak berfungsi. Ketika menderita kanker, tubuh kehilangan kontrol selularnya, yang mengakibatkan pertumbuhan sel yang tidak baik menjadi tidak terkontrol. Sel-sel kanker ini akan menyerang jaringan lokal, berpindah ke tempat lain dan berkembang biak.

Penyakit ini sendiri bermula dari satu sel yang bermutasi atau berubah. Sel abnormal ini mempertahankan mutasinya melalui proses reproduksi sel meskipun terdapat usaha dari sistem pertahanan tubuh yang berusaha mengeliminasi sel-sel abnormal.http://www.tahitiannonibb.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif

Sel-sel yang bermutasi ini (berasal dari DNA yang abnormal) kemudian bergerak ke sekujur tubuh dan berdiam di satu atau lebih organ tubuh. Saat ini ada lebih dari seratus jenis kanker yang dapat timbul dalam tubuh manusia.

Karena begitu banyak jenis kanker, dengan keabnormalan DNA-nya masing-masing dan berbagai perbedaan pada gejala dan tanda-tanda, adalah tidak mungkin di dalam ulasan singkat ini untuk membahas semuanya. Berdasarkan pengalaman saya di Rumah Sakit John Hopkins, satu gejala yang sering muncul adalah KEHILANGAN ENERGI. Saya juga banyak melihat beberapa ketidaknormalan yang timbul pada beberapa jenis Kanker, seperti: kulit yang berubah warna luka yang tidak kunjung sembuh, benjolan di bawah kulit, suhu tubuh meningkat, dan kehilangan berat badan.

Hal-hal tersebut sering diasosiasikan dengan tanda-tanda dan gejala-gejala untuk penyakit lain. Kebanyakan kanker tidak terdeteksi secara awal dan hanya bisa didiagnosa secara tepat dengan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan dengan serangkaian tes yang spesifik. Semakin dini kanker dideteksi dan dirawat, semakin baik hasilnya.


Saya percaya TAHITIAN NONI BIOACTIVE BEVERAGES (TNBB) bermanfaat untuk kanker karena baik TNBB maupun kanker bekerja di tingkat selular. Lebih jauh lagi dipercaya bahwa TNBB meningkatkan struktur selular tetapi kanker menghancurkannya.

Beberapa penelitian lain telah dilakukan di laboratorium-laboratorium untuk menegaskan kemampuan TNBB untuk melawan kanker. Dalam suatu penelitian, empat orang ilmuwan dari Jepang menyuntikkan sel ras (sel yang menjadi pemicu bagi pertumbuhan yang merusak) dengan substansi yang disebut 


1.    DAMNACANTHAL yang ditemukan di dalam MORINDA CITRIFOLIA.
      Mereka mengobservasi bahwa pemberian damnacanthal ternyata MENGHAMBAT REPRODUKSI SEL ras secara signifikan. Damnacanthal adalah suatu substansi di dalam Morinda Citrifolia yang dipercaya sebagai agen anti-kanker. Sebagai tambahan, riset telah membuktikan bahwa




2.   TNBB merangsang tubuh untuk memproduksi elemen-elemen yang melawan kanker seperti: NITRIX OXIDE, INTERLEUKIN (mediator sistem imunitas yang dibuat oleh dan mempengaruhi limposit), INTERFERON (sitokin yang mencegah terjadinya super infeksi oleh virus lain), faktor NEKROSIS tumor, LIPOPOLISAKARIDA, dan sel-sel pembunuh alami.




3.  Dipercaya pula bahwa Morinda Citrifolia mempunyai fungsi pencegahan dan perlindungan terhadap kanker pada tahap inisiasi, yang merupakan fase pertama dalam pembentukan kanker. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Mian-Ying Wang, M.D, di Fakultas Kedokteran Universitas Illinois, Rockford, menunjukkan bahwa tikus yang diberikan 10% TNBB selama seminggu dan kemudian disuntik dengan DMBA, agen penyebab kanker, mempunyai bercak tambahan DN (suatu tes untuk melihat keabnormalan DNA) yang secara signifikan lebih sedikit dibandingkan dengan tikus yang juga disuntik DMBA namun hanya diberi air.

Semakin sedikit jumlah bercak tambahan DNA, semakin tinggi perlindungan terhadap kanker. Tikus yang diberi TNBB mempunyai 50% bercak DNA lebih sedikit di paru-paru dibandingkan dengan tikus tanpa TNBB, 60% lebih sedikit bercak di jantung, 70% lebih sedikit di lever dan 90% lebih sedikit di ginjal. Dengan demikian, TNBB memberikan perlindungan yang paling baik terhadap kanker bagi ginjal (90%) dan paling sedikit bagi paru-paru (50%).


Penelitian Dr. Wang membahas hipotesa apakah benar TNBB memiliki efek pencegahan kanker pada tahap inisiasi dalam proses pembentukan kanker. Data-data awal mengindikasikan bahwa pemberian TNBB selama seminggu di dalam air minum sebanyak 10% mampu mencegah DMBA - pembentukan bercak DNA pada tikus.

TNBB dari Tahiti telah terbukti memiliki kemampuan anti oksidan. Hal ini berarti dapat mengikat radikal-radikal bebas yang terdapat di dalam tubuh. Radikal bebas dapat merusak sel-sel yang akhirnya mengarah pada mutasi sel dan membentuk sel kanker. Banyak yang berpendapat bahwa aktifitas anti oksidan adalah fungsi penting dari TNBB dan salah satu alasan mengapa begitu banyak orang yang diberitakan sukses dalam melawan kanker dengan mengonsumsi TNBB.

Dari 27.000 pengguna TNBB di dalam survey saya, 2.365 orang menderita berbagai jenis kanker. Dari jumlah ini, 64% dari mereka mengalami kemajuan kesehatan yang positif setelah mengonsumsi TNBB


Satu hal yang saya pelajari dari laporan orang-orang yang tertolong dalam mengatasi gejala kanker dengan mengonsumsi TNBB, adalah dosis terbaik bagi mereka merupakan dosis di mana mereka paling banyak tertolong. Banyak oran dengan berbagai jenis masalah tertolong di saat mereka menetahui total TNBB yang akan dikonsumsi setiap hari, kemudian mereka membaginya menjadi total yang harus dimimun setiap jamnya. Beberapa memperoleh hasil yang maksimal dengan meminum 45 ml TNBB setiap jamnya di saat terjaga. Sementara lainnya dengan meminum 30 ml setiap jam. Beberapa orang bahkan memilih minum 60 ml atau lebih setiap jamnya. Cara minum TNBB dengan periode satu jam ternyata menunjukkan tidak hanya baik untuk orang-orang dengan gejala kanker, namun juga untuk orang-orang dengan masalah kesehatan lain seperti yang tercantum dalam buku Noni Juice:  How Much, How Often, For What

Sumber:     Prof. Dr. Neil Solomon, MD, PhD, "Noni Juice: How Much, How Often, For What"





AGEN / DISTRIBUTOR RESMI 

TAHITIAN NONI (MORINDA BIOACTIVES) 


ALAMAT KADIPIRO SOLO JAWA TENGAH

KANKER PARU NAIK SEIRING JUMLAH PEROKOK

Jumlah pasien kanker paru meningkat 20 persen setiap tahun. Peningkatan ini seiring dengan peningkatan jumlah perokok di Indonesia.

 

”Faktor risiko terbesar kanker paru adalah merokok, yang dihubungkan dengan 9 dari 10 kasus kanker paru,” kata Achmad Hudoyo, dokter subspesialis paru dari RS Persahabatan, Jumat (10/2), di Jakarta, di sela-sela Pertemuan Ilmiah Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi.

 

Data RS Persahabatan menunjukkan, jumlah pasien kanker paru yang berobat atau dirawat mencapai 800-1.000 orang selama dua tahun terakhir. Diprediksi, jumlah ini akan mencapai angka 1.300 pada tahun 2013.

 
Achmad mengatakan, 70 persen dari pasien kanker paru menggunakan jasa Askes dan Jamkesmas. Hal ini berarti para pasien berasal dari golongan tidak mampu. Jaminan kesehatan itu mengakomodasi tindakan biopsi, bronkoskopi, kemoterapi, dan obat. Adapun terapi target, yang harga satu pil per hari Rp 600.000-Rp 700.000 dan pasien harus mengonsumsi selama berbulan-bulan hingga tahunan, tidak diganti Jamkesmas.
Dari jumlah pasien itu, sebagian besar merupakan perokok berat yang menghabiskan dua bungkus rokok per hari. ”Kanker paru bisa dicegah dengan tidak merokok. Tetapi, di Indonesia, makin tahun, jumlah perokok makin tinggi. Jumlah perokok mula juga meningkat,” ujarnya.Dalam situs Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) disebutkan, kanker paru menduduki peringkat pertama sebagai kanker penyebab kematian (1,37 juta kematian) disusul kanker perut (736.000), kanker hati (695.000), kanker kolorektal (608.000), kanker payudara (458.000), dan kanker serviks (275.000).  Di Indonesia, angka kematian akibat kanker paru 20,5 per 100.000 orang.Achmad mengatakan, angka kesintasan (survival rate) untuk 5 tahun kanker paru hanya 13 persen. Ini jauh lebih kecil dari kanker payudara, prostat, dan usus, yang bisa mencapai 80 persen.Keterlambatan mendeteksi kanker paru membuat peluang penderita untuk bertahan hidup semakin kecil.

Pada kanker paru stadium lanjut, dokter menyarankan agar memanfaatkan pengobatan paliatif. Ini merupakan perawatan pasien kanker untuk mengurangi kesakitan dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

Pakar pengobatan paliatif yang juga dokter subspesialis paru di RSUD dr Soetomo Surabaya, Benjamin P Margono, mengatakan, perawatan ini membutuhkan tim dari berbagai latar belakang. ”Keluarga pasien juga perlu penanganan karena ada kekhawatiran kanker menurun pada keluarga,” kata Benjamin. 
 
Sumber: Kompas, 11 Feb 2012
(http://health.kompas.com/read/2012/02/11/07151724/Kanker.Paru.Naik.Seiring.Jumlah.Perokok)



AGEN / DISTRIBUTOR RESMI 

TAHITIAN NONI (MORINDA BIOACTIVES) 


ALAMAT KADIPIRO SOLO JAWA TENGAH